Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Raket

Kisah Dibalik Perjuangan Tim Piala Fed Indonesia Di Bahrain (5)

Kendati secara peringkat Beatrice Gumulya terpaut cukup jauh dibawah Sabina Sharipova, namun rupanya penyemangat dari manager tim, Samuel L Simon dan pelatih Deddy Tedjamukti serta kemenangan Aldila Sutjiadi atas Akgul Amanmuradova, bisa menjadi motivasi tersendiri bagi Bea.

Tunggal pertama tim Indonesia itu langsung menggebrak, mengumpulkan angka demi angka hingga unggul 4-0 atas tunggal pertama Uzbekistan. Bea terus melaju dan unggul 40-0 di game ke 5 tapi Sabina Sharipova mampu bangkit dan memaksa deuce bahkan mampu mencuri game ke 5 yang membuat skor menjadi 4-1.

Rupanya Sharipova benar-benar mulai bangkit dan terus mengejar ketertinggalan. Bea seakan dibuat tak berkutik dan game-game berikutnya direbut oleh Sharipova hingga set pertama ditutup petenis Uzbekistan itu dengan skor 4-6.

Dalam keadaan tertinggal, pelatih Deddy Tedjamukti sangat banyak berperan dengan memberi masukan-masukan, strategi, taktik dan tentu motivasi agar Bea bangkit seperti awal-awal set pertama.

Di set kedua, Beatrice Gumulya yang sudah unggul 5-3 kembali bisa terkejar dan disamakan oleh Sabina Sharipova mejadi 5-5. Tapi kali ini Bea tidak mau kecolongan lagi seperti set yang pertama. Bea bangkit dan terus menekan Sharipova hingga akhirnya set kedua berhasil dikunci 7-5 oleh Bea.

Sebelum pertandingan ini, Samuel L Simon melihat lutut Bea di taping dan saat Samuel menanyakannya, Bea menjawab bila lututnya terasa sedikit sakit. Maneger tim, Samuel L Simon yang kebetulan seorang dokter menyarankan agar Bea minum obat penghilang nyeri agar bisa bebas bermain. Beruntung obat tersebut cukup membantu setidaknya meringankan sakit pada lutut Bea.

Euforia kemenangan tim
piala Fed Indonesia atas Uzbekistan
foto doc Samuel L Simon
Di set ke 3 yang menentukan, fisik Bea mulai menurun, betis Bea sedikit bermasalah. Keadaan ini tentu sangat menguntungkan lawan dan bisa mengungguli Bea 3-5. Keadaan dimana Bea diambang kekalahan, manager tim, pelatih dan rekan-rekan Bea, staff KBRI serta pendukung tim Indonesia terus memberi penyemangat pada Bea. Hasilnya tidak sia-sia, Bea mulai bangki dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Merasa mulai menemukan permainan terbaiknya, Beatrice Gumulya terus melaju hingga berhasil menutup set ke 3 dengan kemenangan 7-5. 

Kemenangan dramatis Beatrice Gumulya atas Sabina Sharipova ini sekaligus memastikan Indonesia sukses menundukkan tim tangguh Uzbekistan yang merupakan unggulan pertama pada kejuaraan ini. (bersambung bag 6(aryaarayana)